Wednesday, September 5, 2018

3. Ketika alam sudah berkonspirasi
Tak ada yang mampu menghalanginya

Malam itu, setelah Jati mengantar pulang seorang perempuan di ujung barat kota. Ia kembali ke kota dan melanjutkan ibadah ngopi bersama kawan-kawan nya dan beberapa senior organ mahasiswa sembari menindak lanjuti acara terkait pengkaderan. Setelah seharian penuh waktu mereka habiskan untuk memutar otak demi menyempurnakan kegiatan tersebut
Tengah malam setelah Jati dan kawan-kawan nya memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing hal yang tak disangka menimpa. Setelah melewati bundaran dengan belokan tajam tiba-tiba motor tanguh yang biasa Jati kendarai mengalami ban bocor hingga mengakibatkan perjanjiannya dengan Suma untuk pulang bersama sempat tertunda beberapa saat. Dengan beberapa komunikasi datang dua orang kawan Jati, seorang lelaki dan disusul seorang perempuan yang bernama Suma dan akhirnya setelah diskusi beberapa saat kawan Jati menyarankan untuk menitipkan motor tersebut disebuah warung untuk besok harinya akan di urus kawan tersebut.
Tak lama Jati dan Suma lekas pergi meninggalkan kota untuk menuju rumah masing-masing. Dalam perjalanan pulang yang dingin menambah kesunyian antara mereka hingga akhirnya sampailah di depan rumah Suma yang menjadi saksi perpisahan mereka malam itu. Setelah putar balik Jati langsung bergegas meninggalkan bayangan Suma yang semakin menjauh masuk kerumah dengan lantang suara mesin meraung membawa Jati menelusuri jalan menuju rumahnya masih dengan keadaan dingin yang semakin parah.
Sesaat ketika Jati merebahkan badan diatas kasur yang tak lagi empuk dikamarnya, ponselnya bordering dengan notifikasi pesan masuk dari Suma yang menanyakan apakah lelaki yang mengantar dan membawa motornya pulang itu sudah sampai rumah atau belum. Dengan keadaan mata yang mulai lelah perlahan Jati membalas pesannya dan sekaligus berpamitan untuk mengistirahatkan jiwa raganya.
Dan entah Suma juga ikut tertidur atau tidak, Jati langsung terlelap bersama debu yang masih menempel di jaket lusuhnya yang menjadi teman perjalanan hari itu setelah perjalanan panjang yang Ia alami seharian penuh bersama kawan-kawan rimba.

No comments:

Post a Comment

5. berjalan lah maka akan kau temukan arti dari sebuah perjalanan.                 Setelah beberapa hari Jati dan Suma habiskan ha...