Wednesday, September 5, 2018


4. Jarak yang kau tempuh dapat menjadi
Awal dari cerita yang tak pernah kau bayangkan.

Pagi setengah siang Jati dan Suma berangkat ke Mojokerto, sebelum terjadi keberangkatan itu sejak pagi mereka sudah menjalin komunikasi untuk sekedar bersapa dan mengatur jadwal keberangkatan mereka sembari bercerita tentang beberapa hari yang mereka lalui dengan sedikit komunikasi dikarenakan Suma sedang menjalani sebuah kegiatan di sebuah pesantren dengan beberapa jadwal kegiatan yang tergolong padat.
27 Agustus, dalam percakapan Suma meminta Jati untuk menemaninya menempuh perjalanan ke sebuah kota untuk bertemu kawan-kawannya di acara mantenan salah satu senior organisasi yang Ia geluti. Dengan gaya khas yang dimiliki Jati, Ia selalu menggoda Suma karena saat itu dirinya tau bahwa Suma ingin sekali Ia menemaninya dalam perjalanan kali itu. Namun memang pada dasarnya jati adalah sosok pemuda yang bertanggung jawab lantas Ia menyanggupi ajakan wanita itu.
Dalam perjalanan berangkat menjemput Suma, Jati terlebih dahulu menepi disebuah pengiriman ekpedisi untuk mengirim surat sembari memberi kabar bahwa Ia telah berangkat dengan harapan Suma juga berangkat ke persimpangan kiri jalan yang sudah mereka sepakati untuk bertemu.
Pukul 11.12 Jati telah sampai ditempat mereka bertemu, namun belum kunjung terlihat juga batang hidung Suma Nampak didepan matanya. Terhitung dua kali kereta api telah lewat ditandai dengan suara klaksonnya yang khas, hingga pada pukul 11.45 barulah gadis bernama Suma itu datang memakai baju hijau dibaut jaket doreng yang melambangkan bahwa Ia wanita yang tangguh berjalan menghampirinya.
Sebelum mereka berangkat, Jati yang sebelumnya juga mampir ke Apotek untuk sekedar membeli masker menawarkan kepada wanita itu untuk menjadi penghambat debu yang menempel diperjalanan yang akan mereka tempuh beberapa jam kedepan demi mencapai destinasi yang belum pernah mereka kunjungi sama sekali.
Mulai jalan lurus hingga berkelok mereka lewati dengan berbagai candaan yang sedikit menghilangkan rasa lelah perjalanan siang itu, dan sekitar pukul 13.23 mereka berdua menepi di sebuah masjid untuk menunaikan sholat sembari meletakkan tubuh setelah kuranglebih 1,5 jam mereka berada diatas motor dengan panas matahari yang menyengat.
Beberapa kali mereka berbincang hingga akhirnya kedua kaum tersebut memutuskan mencari kedai untuk menunggu kawan Suma dari kota yang berbeda datang menghampiri untuk selanjutnya berangkat bersama menuju tempat tujuan mereka sebenarnya.

No comments:

Post a Comment

5. berjalan lah maka akan kau temukan arti dari sebuah perjalanan.                 Setelah beberapa hari Jati dan Suma habiskan ha...